5 Hal Ini Pasti Bikin Kamu Malas Dinas ke Luar Kota

Mungkin sebagian pegawai menunggu giliran untuk ditugaskan ke luar kota sekali waktu. Mereka butuh suasana baru agar lebih semangat bekerja. Namun, ada juga orang yang sudah bosan bolak-balik ke luar kota untuk urusan pekerjaan. Perjalanan dinas selalu membuat lelah. Jika bos sudah minta kamu bergegas pergi, enggak ada pilihan selain booking sekarang tiket untuk ke kota tujuan, untung saja ada Traveloka. Nah, berikut ini ada beberapa hal yang membuat kamu merengut saat dapat giliran tugas dinas ke luar kota.

5 Hal Ini Pasti Bikin Kamu Malas Dinas ke Luar Kota

1. Kehilangan Waktu Berharga

Kadang kala, sebagai pegawai kantoran, kamu pasti akan dihadapkan pada dilema harus pergi dinas ke luar kota di akhir pekan. Padahal, akhir pekan, bagi para pegawai kantoran adalah waktu yang sangat berharga. Dalam harapan dan angan-angan, akhir pekan sudah dikhususkan untuk para sahabat, orang terdekat, atau keluarga. Namun, kalau pekerjaan sudah memanggil, biasanya tidak ada lagi daya dan upaya maka harapan dan angan hanya tinggal harapan dan angan saja.

2. Mendapat Penugasan ke Kota yang Itu-Itu Saja

Bagi sebagian besar orang, Bali mungkin adalah sebuah destinasi impian. Mendengar kata “Bali”, sebagian besar orang akan terpikir segala vibe liburan yang menyenangkan, misalnya leyeh-leyeh santai di pinggir pantai, menikmati semilir angin, deburan ombak, atau pemandangan yang menyegarkan mata. Namun, yang ada di pikiran kamu akan sangat berbeda jika kamu sudah sering sekali ditugaskan untuk pergi ke Bali. Karena bosan, kamu pasti akan merasa biasa saja, atau bahkan timbul syak wasangka buruk yang kemudian menjelma pada perasaan bete.

3. Enggak Ada Waktu untuk Bisa Eksplorasi Destinasi

Terkadang, kamu bisa saja sudah merasa senang duluan karena mendapat kesempatan untuk pergi ke destinasi impian. Misalnya saja, kamu dapat tugas dinas ke Kepulauan Raja Ampat maka kamu pasti akan jadi bersemangat dan membayangkan dapat kesempatan hura-hura dan jalan-jalan tanpa keluar biaya karena dibayarin kantor. Namun, pada kenyataanya, yang sering kejadian adalah ketika sudah sampai di destinasi, kamu hanya akan sibuk dengan urusan pekerjaan. Dari bandara, kamu hanya sempat ke hotel, tempat meeting, hotel lagi, lalu ke bandara lagi. Enggak ada waktu sama sekali untuk kamu senang-senang, atau sekadar eksplorasi.

4. Jaringan Komunikasi yang Buruk

Bisa saja di suatu waktu, kamu akan mendapat kesempatan untuk dinas luar kota ke tempat yang terpencil dan kurang bagus sarana dan prasarananya. Sudah pasti kamu akan kesulitan berkomunikasi. Maklum saja, di Indonesia masih banyak tempat yang jaringan komunikasinya kurang memadai, jangankan internet, sinyal untuk sekadar telepon saja terkadang masih sulit didapat. Kalau sudah begitu, apalagi kalau kerjaan kamu membutuhkan stabilitas internet maka sudah jaminan mood kamu akan berantakan.

5. “Jangan Lupa Titipan Gue Ya!”

Yang paling bikin malas saat kamu dapat tugas untuk dinas ke luar kota mungkin adalah kalimat semacam, “Nanti boleh nitip ya?” Dari sekian banyak teman kantor, pasti ada aja tuh oknum-oknum nyebelin yang suka ngeribetin. Udah paham bahwa kamu ke luar kota untuk urusan kerjaan, tapi tetap aja nambahin kerjaan dengan nitip minta dibeliin sesuatu dari kota tempat kita dinas. Doain aja deh, mudah-mudahan orang yang modelan gini hidupnya dipersulit.

Mudah-mudahan kamu enggak termasuk golongan pekerja yang saban dapat kerjaan dinas ke luar kota pasti mengeluh. Mudah-mudahan kantor kamu punya kebijakan yang enak sehingga kamu bisa melaksanakan tugas dinas luar kota sambil liburan. Aamiin!